Kelas yang berada di lingkungan UPI ini tepatnya kelas Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia 2008 sering berulah onar di kelas, selama ini banyak dikenal sebagai Mozaik dik-d 08. Luar biasanya, kami sering berbeda pendapat, tetapi kami semua bias menyelesaikannya dengan sifat tenang. kelas yang terdiri atas 37 orang ini berasal dari berbagai suku yang berbeda, namun hal ini tak menyebabkan kami berantakan. Malah hal ini menjadikan tolok ukur bagi kami agar mengerti arti perbedaan yang sesungguhnya. Andalah yang membuktikannya sendiri apakah ini hanya omong kosong belaka ataukah fakta yang benar adanya dengan membaca artikel yang ada dib log ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar